Jumat, 25 Mei 2012
Rabu, 23 Mei 2012
Cara Murah Renovasi Rumah Sebelum Dijual
JAKARTA - Ketika ingin menjual rumah, banyak orang yang memutuskan untuk merenovasi huniannya sebelum dijual. Tentu saja agar bisa lebih menarik minat dari calon pembeli. Tapi, tak jarang biaya renovasi tersebut sangat mahal dan memberatkan si pemilik rumah.
Untuk itu, jika Anda berniat merenovasi rumah sebelum dijual, ada cara-cara sederhana yang dapat dilakukan. Seperti yang dijelaskan oleh konsultan hunian Lori Wilson berikut ini, dikutip dari She Knows, Rabu (28/12/2011).
1. Refresh Peralatan Rumah Tangga.
Untuk itu, jika Anda berniat merenovasi rumah sebelum dijual, ada cara-cara sederhana yang dapat dilakukan. Seperti yang dijelaskan oleh konsultan hunian Lori Wilson berikut ini, dikutip dari She Knows, Rabu (28/12/2011).
1. Refresh Peralatan Rumah Tangga.
Jika peralatan rumah Anda sudah kelihatan tua atau lama, jangan berusaha menggantinya apalagi membeli yang baru. Sebab, calon penghuni baru mungkin saja punya selera yang sangat berbeda dengan Anda. Akhirnya, peralatan tersebut bukannya digunakan malah dibuang dan diganti dengan yang sesuai seleranya.
Sebaiknya, yang perlu Anda ganti adalah pintu kamar yang rusak, atau mintalah tukang langganan untuk mengubah panelnya saja. Ini dapat menimbulkan kesan baru pada rumah Anda dan harga jualnya pun bisa lebih tinggi.
2. Bersihkan Lantai Rumah.
Lantai rumah yang menggunakan karpet, harus terlebih dahulu dibersihkan. Apalagi jika karpet tersebut telah lama digunakan, jangan sampai calon pembeli mencium bau tak sedap karena karpet yang kotor.
Untuk karpet yang banyak bolong di sana-sini, sebaiknya lepaskan saja. Biarkan lantai Anda telanjang tanpa karpet. Yang penting, dibersihkan dan dipel dengan baik.
3. Sedikit Memperbarui Dapur.
Banyak orang yang menginginkan dapur yang bersih dan rapih. Untuk itu, penting bagi Anda memperhatikan kebersihan serta kondisi peralatan dapur, sebelum menjual rumah.
Misalnya, dengan mengganti keran dapur yang sudah rusak, pegangan pintu kabinet, dan mengganti lampu agar lebih terang. Dapur Anda akan terlihat lebih efisien dan cantik dimata pembeli.
4. Mengganti Peralatan Kamar Mandi.
Kamar mandi termasuk ruangan yang vital pada rumah. Untuk itu, jika peralatan seperti toilet, wastafel, atau bak mandi sudah rusak, usahakan untuk menggantinya dengan yang baru. Karena, Anda tidak bisa lepas tangan begitu saja dari masalah ini.
Pembeli yang datang melihat calon rumah yang akan ditempatinya, tentu saja tidak menginginkan adanya barang rusak dan tidak berfungsi dengan baik. Maka, Anda sepenuhnya bertanggung jawab untuk menampilkan rumah yang dijual dalam kondisi sebaik mungkin.
5. Pastikan Pintu Rumah dalam Keadaan Sangat Baik.
Setiap orang yang berkunjung ke rumah, langsung berhadapan dengan pintu utama beserta kesetnya. Untuk itu, sangat penting memastikan keadaan fisik pintu dalam kondisi baik, utamanya bagian pegangan dan engsel. Serta pastikan Anda masih menyimpan kunci beserta duplikatnya.
6. Rawat Pekarangan Rumah.
Selain tampilan fisik bagian dalam rumah, yang juga penting untuk diperhatikan adalah pekarangan atau taman. Rawat dan rapikan pekarangan, agar selalu terlihat bersih. Sehingga pembeli yang berminat pada rumah Anda seolah-olah mendapatkan bonus tambahan.
Mudah dan murah kan? Sekarang, Anda dapat menjual rumah dengan penuh percaya diri.
Selamat mencoba dan buktikan hasilnya...!!!
Sumber : Tips & Info Property
Gambar : Exclusive
Tampil Beda Dengan Warna Plafon Dramatis
JAKARTA - Ingin rumah terlihat beda? Atau ingin merasakan suasana baru pada hunian tercinta? Salah satu cara yang mungkin terpikir pertama kali adalah dengan mengubah cat dinding. Tapi, sebenarnya ada opsi lain yang bisa anda lakukan yakni dengan mengubah warna plafon rumah.
Karena plafon meliputi seluruh ruangan pada rumah, dengan memberikan warna yang tepat. Anda bisa mengubah tampilan keseluruhan ruangan menjadi lebih dramatis. Anda juga dapat menciptakan ilusi ruangan menjadi lebih pendek atau lebih tinggi, serta ruangan yang terlalu sempit menjadi lebih terkesan luas atau sebaliknya.
Simak pemaparan para ahli desain interior dari Freshome dalam memilih variasi warna plafon yang tepat berikut ini, seperti yang dikutip dari lamannya,
Senin (30/1/2012).
1. Evaluasi ruangan dalam rumah
Lihat tampilan keseluruhan ruangan Anda. Ruangan kecil, besar, atau memiliki permainan plafon turun, naik, melengkung, atau lurus, ini semua akan
menjadi faktor pertimbangan dalam memilih warna untuk plafon. Selanjutnya, lihat warna furnitur, warna dinding, dan dekorasi yang sudah ada di dalam
ruangan Anda.
Lanjutkan dengan pertanyaan apa yang ingin Anda rasakan ketika berada di dalam ruangan tersebut. Untuk efek dramatis, warna gelap akan membawa
pandangan mata langsung tertuju ke atas, sedangkan warna yang ringan akan membuat mata memandang berkeliling ruangan terlebih dahulu baru
kemudian melihat ke arah plafon.
2. Pertegas ruangan Anda dengan warna
Untuk ruangan yang memiliki variasi ketinggian plafon atau untuk rumah tinggal dengan konsep open floor, cara untuk membeda-bedakan ruangan bisa
dilakukan tanpa menggunakan dinding, yakni dengan cara menggunakan warna plafon berbeda untuk tiap ruangnya.
Contohnya ruangan gabungan dapur, ruang makan, dan ruang keluarga bisa menggunakan warna plafon berbeda untuk dapur sedangkan ruang makan
dan ruang keluarga bisa menggunakan satu warna yang sama. Coba gunakan perbedaan tone warna, misalnya coklat muda dan coklat tua, untuk plafon
yang memiliki ketinggan berbeda untuk hasil visual menarik.
3. Palet warna natural dengan satu warna berbeda
Coba pilih warna netral seperti putih, coklat muda, beige (cokelat pucat) untuk warna furnitur, dinding, dan lantai. Kemudian pilih warna kuat, contohnya
merah, kuning, oranye yang bisa tampak indah dan unik untuk plafon Anda. Satu warna kuat ini akan membuat tampilan yang unik tanpa membuat
ruangan terasa terlalu penuh. Tambahkan warna-warna yang serupa untuk warna aksesoris atau bantalan sofa Anda untuk membaurkan warna plafon ke
seluruh ruangan.
4. Kreasi plafon
Plafon bisa menjadi kanvas bagi Anda pecinta keunikan dan seni. Mulai dari menggambar mural, abstrak, gambar langit dan awan untuk kamar anak,
plafon adalah kanvas kosong untuk menuangkan segala kreativitas Anda. Pilih satu tema untuk satu ruangan dan coba dulu di salah satu bagian kecil jika
Anda masih ragu. Jika Anda mempunyai bujet lebih, pertimbangkan untuk menggunakan painting artist atau muralist yang memiliki pengalaman di
bidangnya.
5. Tata lampu untuk visual efek
Untuk tambahan visual efek yang indah pertimbangkan untuk menggunakan permainan ketinggian plafon dengan tata lampu yang menarik. Warna plafon
bisa mentransformasi suasana ruangan hanya dengan sedikit biaya, mulai dari gambar yang dramatis sampai suasana playful.
Plafon memang seringkali luput dari perhatian dan dilupakan, tapi tidak ada salahnya Anda mencoba variasi plafon pada rumah tinggal dan rasakan
perbedaannya.
(rhs)okezone
Langganan:
Postingan (Atom)




